print masker

5 Ketentuan Kain Print Masker Untuk Menyaring Virus

Masker menjadi kebutuhan yang krusial bagi kita saat sekarang ini. Merebaknya virus di udara dalam bentuk partikel mengharuskan kita untuk menggunakan masker yang berlapis dan bisa menyaringnya agar tidak merambat ke organ tubuh manusia. Keterbatasan pasokan masker bedah membuat orang terus berinovasi untuk menciptakan masker yang setara dengan masker bedah sekali pakai. Dari masker N95 hingga print masker dari kain yang berlapis lapis.

Yaap kamu bisa memakai masker dari kain untuk menyaring berbagai partikel terkecil layaknya virus. Ini berdasarkan dari badan pusat pengendalian dan pencegahan penyakit di Amerika Serikat yang telah memberikan pernyataan bahwa virus dapat menular baik dari bersih hingga hanya sekedar berbicara jarak dekat. Maka sangat dianjurkan untuk kita semua memakai print masker dari kain berlapis ketika akan pergi kemana mana.

Nah sebelum kamu membeli masker kain yang ada printnya atau masker fullprint kamu perlu memperhatikan ketentuan berikut, karena semakin banyak di luar sana yang menjual masker jadi jangan sampai kamu membeli print masker yang kurang berfungsi dalam penyaringan partikel terkecil.

Ketentuan Kain Print Masker

1. Apabila Kamu Cuci Tidak Merubah Wujud

Pada kain tertentu yang dibuat masker apalagi masker fullprint haruslah yang tidak merubah wujudnya apabila setelah dilakukan pencucian entah secara manual maupun mesin cuci. Karena kain yang berubah wujud atau bentuknya setelah pencucian mengartikan bahwa kain tersebut kerapatannya rendah, bisa dengan mudah ditembuh partikel kecil sehingga tidak efektif apabila digunakan untuk melindungi kita dari partikel terkecil di sekitar kita.

2. Memudahkan Kita Dalam Bernapas

Meskipun kita harus menggunakan kain print masker yang berlapis tetapi jangan sampai membuat kamu kesulitan dalam bernapas. Sehingga ketika akan membeli kamu sebaiknya mencobanya terlebih dahulu dan memastikan kalau print masker yang kamu beli bisa menutupi bagian hidung hingga atas dan bagian bawah dagu.

3. Ada Beberapa Lapis Kain Masker

Nah kamu juga perlu membeli masker yang gak Cuma terbentuk dari selembar kain, tapi pilihlah yang strukturnya terdiri dari beberapa lapis. Minimal ada 3 lapisan kain yaa, karena yang bisa menyaring partikel virus itu minimal 3 lapis kain. Sehingga kamu harus memilih masker atau masker fullprint yang tebal dan terbuat dari kain katun atau kain flanel atau kain yang tidak elastis ketika ditarik.

4. Mempunyai Pengikat Tali Atau Karet Yang Bisa Dikencangkan

Usahakan kamu membeli masker fullprint yang ada talinya atau ada karetnya. Sehingga kamu bisa menyesuaikan ketika pemakaiannya kurang pas. Kalau maskermu longgar akan rawan kamu sentuh untuk membenarkan posisinya atau tidak bisa berfungsi dengan baik untuk penyaringan karena posisinya yang kurang tepat.

5. Pastikan Menutupi Bagian Hidung Hingga Dagu

Pilihlah masker yang lumayan lebar yang bisa menutupi dari hidung hingga bagian dagu. Kemudian kamu sebaiknya menggunakan masker yang modelnya layaknya masker bedah atau mencari yang mirip dengan N95.

Penutup

Jika aktifitas yang kamu lakukan lebih banyak di luar rumah, pastikan kamu selalu memilih kain print masker yang terdiri dari beberapa lapis. Kain yang biasa dan bagus digunakan sebagai masker adalah kain katun ataupun kain flanel. Dan ketika menggunakan masker pastikan kamu mengikatnya dengan erat agar dia bisa berfungsi sebagaimana mestinya dalam menyaring partikel kecil hingga terkecil.

Tinggalkan komentar