Mengenali Beragam Kompresor Diantaranya Screw Compressor

Mengenali Beragam Kompresor Diantaranya Screw Compressor

 

Apakah kamu di rumah mempunyai kompresor? Kompresor sering kali kita jumpai dalam aktifitas kehidupan kita sehari-hari. Jika kamu tidak tau apa yang dinamakan kompresor apalagi screw compressor tentunya kamu akan bingung ketika menjumpai mesin yang satu ini. Kompresor pada umumnya merupakan sebuah mesin mekanik yang mana bisa kamu fungsikan sebagai mesin yang digunakan untuk memadatkan atau memampatkan udara ataupun gas dalam sebuah ruangan dan selain itu juga bisa kamu gunakan untuk menaikkan tekanan udara suatu ruangan. Mesin kompresor seringkali kamu jumpai dalam bentuk mesin isi angina, mesin yang digunakan untuk coating ataupun pengecatan dan lain sebagainya. Mesin ini dapat dihidupkan dengan menggunakan bahan bakar diesel maupun bensin.

Dalam sebuah kompresor kamu bisa mengatur tekanan udara yang berbeda-beda, hal ini bergantung dengan karakteristik BAR yang dipunyai oleh sebuah kompresor. Kompresor sendiri juga bisa bermanfaat sebagai sistem pneumatic yang memakai tekanan udara untuk mengatur gerak sebuah silinder kerja. Prinsipnya dengan cara energi atau tenaga angina yang dihasilkan berubah menjadi energi atau tenaga mekanik yang bisa membuat silinder bergerak.

Ragam Jenis Kompresor yang Wajib Dikenali

Tahukah kamu bahwa kompresor banyak ragamnya diantaranya ada kompresor dinamis dan juga ada pula kompresor dengan perpindahan positif. Apakah beda keduanya, agar kamu sedikit lebih mengenalia mari kita deskripsikan secara bersama-sama.

Kompresor Memanfaatkan Perpindahan Positif

Ragam jenis kompresor ini dibagi lagi menjadi 2 tipe, dimana terdapat kompresor piston dan juga ada pula kompresor putar yang merupakan tipe bagi screw compression.

Tipe Piston

Merupakan sebuah kompresor yang kerjanya menggunakan bantuan piston. Tipe ini dibagi lagi menjadi kompresor piston tunggal dan juga ada pula yang ganda. Jika tunggal prinsip kerjanya dengan jalan perpindahan piston. Perpindahan terjadi ditunjukkan dengan adanya dorongan yang dilakukan oleh crankshaft sehingga proses pemampatan udara maupun gas bisa kita lakukan. Yaitu saat piston bergerak di awal udara atau gas akan berkesempatan masuk ke sebuah silinder, selanjutnya prosesnya berlanjut udara atau gas akan bisa keluar saat piston bergerak ke depan atau ke posisi akhir.

Untuk piston yang bekerja ganda sebenarnya prinsipnya sama hanya saja disini mesin kompresi mempunyai bagian udara masuk atau inlet dan outlet untuk kamu mengeluarkan udara, dimana posisi masing-masingnya terletak disisi-sisi sampingnya. Sehingga memungkinkan bagi kamu untuk mendpatkan udara bertekanan yang lebih tinggi daripada piston tunggal.

Nah selain piston tunggal dan juga ganda, ada pula kompresor diafragma dimana cara kerjanya tidak memerlukan piston tetapi bergerak menggunakan sebuah lapisan atau membrane yang berstruktur fleksible atau lebih dikenal dengan diafragma.

Tipe Putar atau Rotary

Selain menggunakan kompresor piston kamu juga bisa menggunakan screw compressor yang mana berkemampuan untuk menghasilkan udara bertekanan lebih tinggi dengan komposisi volume yang lebih besar. Sering kali kita menemukan kompresor tipe ini pada mesin-mesin pabrik yang kita gunakan. Untuk pemeliharaan mesin yang satu ini juga tergolong cukup mudah karena kamu bisa mengandalkan service screw compressor yang letak lokasinya tak jauh dari lokasimu berada.

Kompresor Jenis Dinamis

Kompresor dengan jenis ini bisa dikelompokkan lagi menjadi kompresor sentrifugal serta ksial. Apa berbedaan keduanya dan kenapa kamu harus memilih salah satu diantaranya, mari kita telaah satu per satu.

Tipe Sentrifugal

Jika kita mengenali namanya maka kompresor jenis ini menggunakan gaya sentrifugasl, yang mana diperoleh dari sebuah impeller guna bisa menggerakkan aliran fluida dengan cepat. Dari situ tekanan gas atau udara bisa dinaikkan yang kemudian bisa mengurangi kecepatan aliran fluida dari diffuser.

Tipe Aksial

Tipe aksial memungkinkan kompresor bisa berputar secara dinamis memanfaatkan kipas airfoil guna memberikan tekanan pada aliran fluida yang terjadi. Berbeda dengan sentrifugal aliran gas atau udara yang masuk pada kompresor ini akau keluar secara cepat, tidak perlu melakukan pelemparan ke sisi samping seperti sentrifugal. Biasanya kamu akan menemukan aplikasi dari kompresor ini pada sebuah turbin gas atau udara di mesin jet, kemudian kapal dengan kecepatan super, serta sebuah pembangkit listrik yang berskala rendah.

 

Nsh apakah kamu sudah paham mengenai apa yang dimaksud dengan kompresor dan berbagai fungsi serta ragamnya? Jika kamu membutuhkan sebuah kompresor yang bisa memenuhi suplai dalam kurun waktu 24jamĀ  full, kemudian memerlukan debit gas atau udara yang banyak tanpa kandungan uap air yang tidak dibutuhkan dan juga mesin yang tidak bising kamu bisa menggunakan screw compressor yang bisa kamu dapatkan di toko mesin di daerahmu dan jika kamu membutuhkan perbaikan mesin tersebut kamu bisa datang ke Bengkel Sejati guna mendapatkan layanan service screw compressor yang terbaik dan berkualitas.

Tinggalkan komentar